MENELADANI MANUSIA AGUNG

MENELADANI MANUSIA AGUNG

Umat Islam di berbagai belahan bumi disetiap tahunnya tepatnya di bulan Rabi’ul Awwal senantisa mengadakan acara yang ditujukkan sebagai wujud syukur atas kelahiran manusia yang agung, yakni Rasulullah Muhammad SAW. Acara ini dikenal dengan nama maulid Nabi Muhammad. Meskipun Maulid Nabi bukanlah hari besar atau hari raya Islam karna dalam syari’at Islam hanya memiliki dua hari raya yakni Idul fitri dan Idul Adha, kaum muslimin selalu merayakannya

Meskipun pelaksanaan maulid tak terlepas dari pro-kontra, namun hikmah yang dapat diambil dari diadakannya acara ini adalah sebagai ungkapan syukur dan kebahagiaan kaum muslimin atas kelahiran manusia mulia dan sebagai pengingat kembali kaum muslimin akan sosok Nabi besar Muhammad. Karena pada sejarah kemunculannya, perayaan maulid Nabi ini ditujukan untuk membangkitkan semangat juang kaum muslimin sebagai wujud kecintaan kepada Nabi saw. Meskipun memang seorang muslim tidak perlu menunggu bulan Rabiul Awwal untuk menunjukkan rasa cinta pada nabi Muhammad.

Dalam hal ini, jangan sampai kaum muslimin saling caci maki antara pro dan yang kontra. Apalagi sampai mencaci-maki para ulama yang melakukan ijtihad suatu amalan tersebut. Karena hal tersebut akan menyebabkan datangnya musibah atau bahkan bisa su’ul khatimah karena mencela dan menyakiti kekasih Allah akibat ketidaktahuan dan kefanatikan kepada ulama masing-masing. Nabi bersabda :
"Janganlah kau tampakkan caci-makimu terhadap saudaramu ! Maka, Allah akan memberikan keselamatan kepadanya dan Dia akan menimpakan musibah kepadamu."{Kitab "Tanbihul Mughtarrin" karya Syaikhul Islam al-Muhaddits as-Syaikh Abdul Wahab asy-Sya'rani, halaman 224, cetakan "Darul Kutub al-Islamiyyah", Kalibata, Jakarta Selatan}.

  Ibnu Taymiyah dalam kitab Iqtidla’-us-Shirat al-Mustqim mengatakan: “Rasululullah s.a.w. telah melakukan kejadian-kejadian penting dalam sejarah beliau, seperti khutbah-khutbah dan perjanjian-perjanjian beliau pada hari Badar, Hunain, Khandaq, pembukaan Makkah, Hijrah, Masuk Madinah. Tidak seharusnya hari-hari itu dijadikan hari raya, karena yang melakukan seperti itu adalah umat Nasrani atau Yahudi yang menjadikan semua kejadian Isa hari raya. Hari raya merupakan bagian dari syariat, apa yang disyariatkan itulah yang diikuti, kalau tidak maka telah membuat sesuatu yang baru dalam agama. Maka apa yang dilakukan orang memperingati maulid, antara mengikuti tradisi Nasrani yang memperingati kelahiran Isa, atau karena cinta Rasulullah”. InsyaAllah akan diberi pahala atas kecintaan, membaca shalawat dan ijtihad tersebut, tapi tidak atas bid’ah dengan menjadikan maulid nabi sebagai hari raya atau menyerupai orang nasrani.

Di negeri kita ini, meskipun tidak dapat disebut sebagai Negara Islam, banyak masyarakat yang merayakannya dan telah menjadi tradisi mereka. Pemerintah pun telah menjadikan peringatan ini salah satu agenda rutin dan acara kenegaraan tahunan yang dihadiri oleh pejabat tinggi negara serta para duta besar negara-negara sahabat berpenduduk Islam. Hari peringatan maulid Nabi telah disamakan dengan hari-hari besar keagamaan lainnya.

  Dalam peringatan maulid selain pembacaan maulid diba’ biasanya juga terdapat pembacaan shiroh nabawiyah yang mengingatkan kembali kepada umat bagaimana perjalanan hidup Rasulullah yang diharapkan dengan mengetahui bagaimana Rasulullah menjalani hidup, umat bisa menjadikan pribadi beliau sebagai contoh. Dan di sini yang perlu kita garis bawahi adalah apakah sudah kita jadikah nabi Muhammad sebagai tauladan bagi kita? Dan dalam aspek apa tauladan itu kita ambil? Sudahkah seluruhnya atau hanya setengah-setengah?
Dalam al-qur’an Allah befirman yang artinya “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(Q.S.Al-Ahzab:21). Jadi sudah jelas bahwa sebenarnya umat muslim tidak perlu repot mencari sosok yang ingin dicontoh untuk bagaimana bisa mencapai rahmat Allah.

Hal inilah yang sering diangkat dalam peringatan maulid Nabi SAW. Namun umat lebih banyak mengingat Nabi dalam keindahan akhlak dan kebagusan ibadah mahdloh atau ibadah beliau kepada Allah. Sehingga hal inilah yang sering diingatkan pada umat. Bagaimana seharusnya dalam habluminannas-nya umat memilki akhlak seperti rasulullah yang jujur dan amanah serta dapat dipercaya. Menjadi orang yang sabar serta pemaaf. Zuhud dan qona’ah terhadap pemberian Allah di dunia.

Kemudian bagaimana seharusnya dalam habluminallahnya umat juga bisa mencontoh Rasulullah. Dimana rasulullah saja sebagai seorang hamba yang dijamin keselamatannya, dijamin syurga untuk beliau, tapi beliau disamping ibadah wajib juga menyempurnakan ibadah pada Allah dengan berbagai amalan sunnah seperti puasa sunnah dan shalat malam hingga kaki beliau bengkak.
Hal semacam ini memang penting untuk dimilki setiap individu. Karena dapat meghantarkan pada ketaqwaan individu tersebut. Namun ada hal lain yang terlupakan atau memang sengaja dilupakan atau bahkan ditutupi dari umat, yakni bagaimana Rasulullah juga melakukan pengurusan terhadap segala permasalahan umat dan juga peran beliau sebagai seorang pemimpin Negara.

Sudah seharusnya umat membuka mata. Jika umat senantiasa menuntut pemimpin dan pemerintahan yang sempurna, maka sebenarnya model yang dapat dicontoh telah ada, yakni Rasulullah sendiri dan bagaimana pemerintahan pada masa beliau. Bukanlah hal mustahil mengembalikan kejayaan Islam seperti pada masa lampau. Cukup dengan meneladani Rasulullah dari setiap aspek yang ada pada beliau. Akhlaq, ibadah, dan politik.

Meneladani Rosulullah dalam Melayani Urusan Umat
Umat dewasa ini memang cenderung menganggap politik itu kotor, sehingga agama yang dipandang suci mereka anggap tidak boleh dicampuri ataupun ikut campur dengan berbagai hal yang berbau politik. Sikap yang demikian malah membuat umat bersikap sekuler, atau memisahkan agama dari urusan Negara. Dan pemisahan inilah yang justru malah membuat politik masa kini semakin tidak berfungsi untuk melayani rakyat. Padahal kita tahu bahwa Allah telah memerintahkan umat manusia untuk mengambil dan menerapkan agama ini secara kaffah atau menyeluruh. Karena Dia telah menjamin kesempurnaan dan kelengkapan agama ini dalam mengatur setiap aspek kehidupan umat, tidak hanya dalam akhlaq dan ibadah ritual semata. Sebagai mana firman Allah “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Q.S.Al-Baqoroh:208)
Jika kaum muslimin menyatakan diri sebagai seorang yang meneladani Rasulullah Muhammad SAW. Maka teladanilah bukan hanya dalam hal ibadah ritual dan akhlak semata. Dan jangan hanya menerima aspek itu saja dalam pribadi Rasullah. Untuk itu perlu umat untuk mengetahui lebih banyak bagaimana perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam sebagai rahmatan lil’alamin.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa Aisyah ra ditanya oleh sahabat-sahabat bagaimana indahnya akhlak Rasulillah SAW? beliau menjawab : akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an. Maka ketika umat menyatakan mencintai Rasulullah dan mau meneladani beliau, maka Qur’an itulah yang harus dijadikan pegangan dalam menjalani hidup. Termasuk menerapkannya dalam segala wilayah baik kehidupan pribadi, masyarakat maupun Negara. Karena sebenarnya keagungan Rasulullah SAW ini bukan hanya akhlak saja, tetapi juga ibadah dan muamalahnya. Bagaimana Rasulullah mengatur rumah tangga, berdagang, mengatur Negara, dll. merupakan akhlak yang harus kita contoh. Dan tentu kita bisa untuk mencontoh beliau, karena Rasulullah adalah mencontohkan layaknya manusia biasa.

Rasulullah juga telah memberikan contoh kepada umatnya mengenai bagaimana semestinya urusan umat itu dilaksanakan. Dengan kata lain bagaimana politik itu dijalankan dengan semestinya sesuai fungsinya.
Rasulullah telah mengambil janji keta’atan (bai’at tho’at) dari kaum muslimin untuk ta’at pada setiap ketetapan beliau. Mengambil apa-apa yang beliau sampaikan dan tidak mengambil apa-apa yang beliau larang. Yang kita tau segala ketetapan beliau adalah bermuara pada keridhaan Allah. Sebagaimana firman Allah “… Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya” (Q.S. Al-Hasyr:7)

Rasulullah dalam perjalannya juga melakukan penaklukan terhadap wilayah-wilayah yang belum masuk dalam kekuasaan Islam. Penaklukan yang pertama kali dilakukan dan menjadi bukti bahwa Islam telah berdaulat adalah penaklukan kota mekkah (fathul makkah). Namun yang perlu digarisbawahi, penaklukan yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat dalam perjalanan Islam adalah dengan tujuan penyebarluasan Islam. Dengan dasar perintah Allah untuk menjadikan Islam sebagai rahmatan lil’alamin dengan cara menjadikan Islam sebagai aturan yang digunakan dalam segala lini kehidupan. Termasuk juga penaklukan ini sebagai upaya untuk membebaskan umat dari kejahilan dan membawa umat kepada jalan yang terang. Karena jika Islam tidak dijadikan sebagai dasar dalam mengatur kekuasaan, maka mustahil kemashlahatan umat atau rahmatan llil’alamin dapat terwujud.

  Sementara segala urusan atau permasalahan umat hanya dapat diurus sesuai dengan cara Islam apabila umat menjadikan Islam sebagai dasar pengaturan Negara. Termasuk juga pemimpin yang dalam kepemimpinannya menjadikan rasulullah sebagai suri tauladan.
Bai’at yang dilakukan terhadap Rasulullah menjadi bukti bahwa umat mengangkat beliau sebagai kepala Negara selain pengakuan umat terhadap kenabian dan kerasulan beliau. Hal ini karena pengakuan terhadap kenabian dan kerasulan tidaklah membutuhkan bai’at. Sementara dalam perjalanan dakwah beliau bai’at ini jelas terjadi. Maka sebenarnya ini adalah bukti bahwa Rasulullah juga melaksanakan upaya politik dengan langkah awal pengambilan janji dari umat untuk ta’at pada beliau sebagai kepala Negara. Dengan menggunakan hukum syara’ atau Al-Qur’an sebagai pedoman tertinggi dalam pelaksanaan aturan Negara atau sebagai sumber hukum selain didampingi oleh hadits.

Langkah penaklukan kota mekkah dan wilayah-wilayah lain bahkan hingga Andalusia (spanyol) juga menunjukkan bahwa Rasulullah Muhammad mengupayakan Islam berkuasa di muka bumi. Yang kemudian kekuasaan itu digunakan untuk menjadikan umat berada dalam naungan Islam. Mengeluarkan manusia dari alam kedzaliman (kegelapan / jahiliyah) kepada cahaya yakni adanya Islam. Kekuasaan ini bukan semata-mata ditujukan untuk memperoleh keuntungan materi semata seperti mainset umat sekarang yang sudah mengidentikkan penaklukan dengan penjajahan karena realitas yang terlihat masa kini adalah penaklukan versi kapitalisme. Yang kemudian hal ini membuat umat beranggapan bahwa agama Islam khususnya tidak pantas turut campur dalam masalah politik.

Khatimah
Jika memang umat mencintai Rasulullah, maka seharusnya umat melaksanakan apa-apa yang membuat Rasulullah senang, yakni dengan melaksanakan segala yang beliau bawa dan beliau contohkan. Jika memang meneladani beliau, maka teladanilah segala hal yang beliau bawa. Umat sebenarnya bisa bangkit dari keterpurukan saat ini dengan meneladani jalan dakwah Rasulullah, termasuk bagaimana Beliau melaksanakan pelayanan terhadap urusan umat.

Peringatan maulid Nabi s.a.w. pada dasaranya adalah hal yang baik, selama aktivitasnya adalah untuk meneladani jejak langkah Rasulullah dalam berbagai aspeknya dengan benar-benar memperhatikan ketentuan syariat seperti tidak ikhtilat, tidak mengumbar aurat dan lain-lain. Namun jika acara yang diatasnamakan peringatan maulid Nabi tetapi dalam aktivitasnya justru bertentangan dengan ajaran Islam maka jelaslah peringatan semacam itu dilarang secara syariah.
Dan yang terpenting adalah tidaklah cukup hanya menyatakan rasa kecintaan kepada nabi dengan memperingati dan berbahagia pada hari lair beliau. Tapi bagaimana kita menjadi umat yang seperti beliau harapkan. Mengikuti dan menerima segala yang beliau bawa tanpa pilih-pilih.

Allah swt berfirman:
“Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kamu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” [Ali ‘Imran: 31]

Wallahu’alam bisshowab.

*"PINDAHKAN UANG SEMUA UMAT MUSLIM KE BANK MILIK NEGARA PERCAYALAH DALAM SESAAT 9 NAGA AKAN BERUBAH JADI 9 CACING TANAH"*

*Ada Ide Briliant Dari Kwik Kian Gie*
Baca sampe abis
Dan Segera dilaksanakan :
*"PINDAHKAN UANG SEMUA UMAT MUSLIM KE BANK MILIK NEGARA PERCAYALAH DALAM SESAAT 9 NAGA AKAN BERUBAH JADI 9 CACING TANAH"*

Saat melawan penjajah Belanda, Sultan Agung mengalami kesulitan menembus benteng VOC. Benteng tersebut menggunakan sungai yang mengalir untuk sumber air. Sulta  n Agung kemudian meracuni sungai tersebut dengan merendam bangkai-bangkai binatang ternak yang diikat di dalam sungai. Air sungai yang mengandung bakteri itulah yang kemudian membunuh pasukan Belanda. Bahkan jenderal pimpinan tertingginya pun tewas karena disentri.
Sultan Agung menghancurkan musuh bukan dengan menghancurkan benteng, tetapi menghancurkan para penjaga yang berada di balik benteng tersebut.

Kwik Kian Gie menyatakan ada sembilan naga yang mencengkeram Indonesia. Yang sering disebut-sebut antara lain James Riyadi ( Lippo Grup, RS. Siloam), Anthoni Salim ( BCA, Indofood), Aguan ( Agung Podomoro) dan lain-lain.

Saat Grab Bike (konon ini juga unit bisnis dari sembilan naga) di medsos menyatakan dukungan kepada ahox, ribuan pelanggan langsung meng-uninstal aplikasi android Grab Bike. Inilah yang kemudian membuat Grab Bike gentar dan meminta maaf.
Entah siapa yang mencetuskan, saat ini sudah gencar isu untuk melakukan Rush Money ( mengambil dan memindahkan uang di bank).
Isu Rush Money ini betul-betul membuat kalang kabut sembilan naga. Bahkan James Riyadi, yang bukan seorang muslim dan bukan anggota NU sampai harus hadir di dalam acara Rakernas II PBNU dengan menggunakan kopiah dan berbicara tentang bahaya Rush Money.

Kenapa melumpuhkan bank, bukan unit bisnis yang lain yang dimiliki sembilan naga?

*Mari kita bahas efek dari Rush Money.*

Untuk meruntuhkan sebuah bangunan, tidak perlu menghancurkan tembok, atap, dan tiang bangunan tersebut. Caranya adalah pilih salah satu tiang yang paling lemah. Jika tiang itu hancur maka bangunan itu akan retak dan bangunan tersebut akan runtuh.

*Tiang utama dari bisnis adalah bank*.
Bank adalah adalah sumber dana bagi sembilan naga untuk membiayai bisnis-bisnisnya. Selain itu, *bank adalah unit bisnis yang sangat rapuh.*

Kita ambil contoh salah satu dari sembilan naga yaitu James Riyadi.
Untuk melumpuhkan unit bisnis James Riyadi selain bank, perlu mencari alternatif yang belum tentu mudah. Contohnya untuk melumpuhkan Rumah Sakit Siloam, kendala yang dihadapi adalah memindahkan orang yang sakit untuk keluar dari rumah sakit tersebut. Masalahnya adalah Rumah sakit lain di daerah tersebut mungkin tidak sanggup menampung pasien tambahan sehingga harus kembali ke rumah sakit awal.
Namun Rush Money, memindahkan uang dari Lippo Bank yang dimiliki James Riyadi ke Bank pemerintah atau bank syariah dapat dilakukan dengan mudah.
Tidak ada ceritanya bank pemerintah menolak uang karena kapasitasnya sudah penuh.

*Untuk melumpuhkan bank sangat mudah*. Jika jumlah uang yang ditabung Lippo Bank sejumlah 100.000, maka uang yang disimpan oleh Lippo Bank untuk antisipasi jika ada orang yang mengambil uangnya hanya sekitar 10.000. Sisanya 90.000 dinvestasikan ke rumah sakit, pabrik, dan dipinjamkan untuk mendapatkan keuntungan.

Menguras cadangan yang 10.000 itu pun dapat dilakukan dengan mudah. Ketika sudah mulai banyak terlihat antrian orang yang mengambil uang, ini akan memancing masyarakat yang melihatnya ketakutan. Masyarakat yang ketakutan akan ikut mengambil uangnya karena takut cadangan habis
dan mereka terpaksa harus menunggu penjualan aset-aset untuk mendapatkan uangnya.
*Dengan menguras simpanan yang 10.000 tersebut maka Lippo Bank akan dinyatakan gagal bayar.* Jika penabung ingin mengambil uangnya sedangkan cadangan sudah habis maka Lippo Bank terpaksa meminjam uang ke bank lain. Lippo Bank wajib membayar Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB) over night (O/N) yang sangat tinggi nilainya.

Ketika sudah dinyatakan pailit maka asetnya akan dilelang dengan harga murah untuk membayar hutangnya ke masyarakat. James Riyadi, sebagai pemilik/pengurus Lippo Bank juga akan dilelang aset-asetnya yang lain. Akhirnya Rumah Sakit Siloam yang dimiliki Lippo Grup terpaksa dijual dengan harga murah dan berpindah tangan ke orang lain.

Gerakan Rush Money terhadap bank-bank yang dimiliki sembilan naga dikatakan akan menghancurkan negara. Kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap bank dikatakan akan menimpa semua bank sehingga semua bank akan hancur dan ekonomi Indonesia akan hancur. Benarkah demikian?

Sebenarnya karena rush money ini ditujukan untuk melumpuhkan bank milik sembilan naga, ini akan menjadikan bank-bank pemerintah dan bank syariah mendapat limpahan dana yang besar. Tidak mungkin menyimpan uang yang sangat banyak di rumah, uang tersebut pasti akan ditabung kembali di bank pemerintah atau bank syariah yang tidak berafiliasi dengan sembilan naga.

Masyarakat percaya bahwa uangnya akan aman di bank pemerintah dan bank syariah karena Rush Money tersebut tidak mungkin memindahkan uang dari bank ke rumah tetapi dari bank ke bank lain karena masyarakat membutuhkan keamanan dan membutuhkan fasilitas transfer untuk bisnis. Keyakinan inilah yang justru akan memperkuat bank pemerintah dan bank syariah.

Ada yang mengatakan Rush Money melanggar hukum. Pertanyaannya adalah, *uang uang sendiri* kok ndak boleh diambil dan dipindah?

*Jadi ... jangan pake lama buat aksi !!!*


Mudah bukan..? bahkan sangat mudah, jangan mau dibujuk oleh iklan busuk mereka!
Kalau rakyat, umat muslim mau jaya, NKRI mau jaya sejahtera, PINDAHKAN UANG anda segera ke Bank Negara milik NKRI..!

Tips Memberikan Pendidikan Usia Dini untuk si Kecil

Tips Pendidikan Usia Dini untuk si Kecil
By: Kania Safitri

Hai Mam…

Berbicara mengenai pendidikan anak saat ini telah menjadi hal yang lebih penting daripada sebelumnya. Mam tidak hanya memastikan bahwa anak-anak pergi ke sekolah terbaik tetapi juga memastikan bahwa pendidikan mereka menyediakan dengan segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk masa depan.

Saat ini banyak orang tua merasa sulit untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka, terutama untuk orang tua yang bekerja. Tapi orang tua harus bersedia berkorban demi kemajuan pendidikan anaknya. Berikut beberapa tips yang akan membantu Mam harus memastikan bahwa si Kecil menerima jenis pendidikan yang diajarkan dengan benar.

Pertama, Mam harus memahami kemampuan anak. Mam perlu memahami kemampuan mereka sebelum mulai mengajari mereka sesuatu yang baru. Setiap anak memiliki kebutuhan, kemampuan dan kekuatan yang berbeda karena Beda anak beda pintarnya. Sangat penting untuk memahami anak sendiri dan tidak membandingkannya dengan anak-anak yang lain. Beberapa anak mungkin memiliki kecepatan belajar yang lebih lambat dibandingkan dengan orang lain dan sebagai orang tua, Mam akan perlu mengidentifikasi itu. Luangkan waktu bersama anak untuk memahami dirinya dan keterampilannya serta menilai seberapa tajam dia dalam memilah hal-hal baru. Mam harus memahami mereka jika benar-benar ingin mereka belajar bisa belajar dengan baik.

Pastikan bahwa lingkungan tempat anak belajar adalah lingkungan belajar yang baik. Lingkungan sangat mempengaruhi kemampuan seorang anak untuk belajar. Anak membutuhkan lingkungan yang memungkinkan dia untuk berkonsentrasi. Bermain dan belajar harus seiring sejalan, sehingga harus ada beberapa kegiatan bermain bersama dan beberapa kegiatan pendidikan.

Pastikan bahwa anak Anda aman. Jangan memarahi mereka jika mereka membuat kesalahan, karena kesalahan adalah langkah pertama untuk memperbaiki kesalahan. Biarkan anak-anak belajar dari kesalahan mereka. Ini membantu mereka belajar progresif dan memperkuat landasan pendidikan mereka. Cobalah untuk menjaga kepentingan mereka dengan membuat proses belajar menyenangkan.
Membantu anak berprestasi dengan meningkatkan kemampuan mereka. Membuat mereka belajar untuk mengharapkan lebih dari apa yang mereka bisa. Dorong mereka untuk menjadi lebih baik tetapi jangan sampai terlalu memaksa mereka. Pikirkan kemampuan anak untuk menjadi lebih baik dan kemudian menetapkan batas yang realistis bagi mereka untuk mencapainya.

Jika Mam benar-benar ingin anak Mam belajar, Mam perlu bersabar. Pikiran anak-anak masih berkembang dan Anda harus memberi mereka waktu. Mam harus konsisten dalam usaha dan harus mengajar mereka bukan untuk kepentingan itu, tapi untuk memastikan bahwa mereka belajar sesuatu. Membangun ikatan positif dengan anak sehingga dia merasa nyaman belajar dengan Anda. Jika Anda terlalu sibuk atau bersikap kasar kepadanya, anak Anda mungkin akan takut kepada Anda. Ini akan menghambat proses belajar dan anak mungkin akan kehilangan minat dalam pendidikannya.

Sebagai orang tua, Mam harus aktif dalam membimbing anak dan memastikan mereka mendapatkan lembaga pendidikan yang tepat. Temukan sekolah terbaik untuk mereka, tapi Mam tetap harus membimbing si Kecil sepulang dari sekolah dan membantu mereka serta mengajarkan mereka hal-hal baru untuk mereka pahami.

Sumber:
http://www.getreadytoread.org/early-learning-childhood-basics/early-childhood/choosing-a-preschool-simple-tips-for-parents